Selasa, 19 Maret 2013

Walk Your Talk

Tips #100: Walk Your Talk
Dari materi oleh:
Azim Jamal, Penulis:
"The Corporate Sufi"
"Seven Steps to Lasting Happiness"
"The Power of Giving"

WALK THE TALK
Apa artinya "walk the talk"? Secara sederhana, frasa ini berarti "kerjakanlah apa yang Anda katakan." Pendek, akan tetapi sangat berarti bagi diri Anda.

Ya, sudah semestinya Anda melakukan apa yang Anda katakan. Terlebih lagi, apa yang Anda katakan pada orang lain. Ini bukan perkara mudah, dan dalam banyak kasus, Anda mungkin sangat jarang bisa mencapai tingkat korelasi 1, antara yang Anda katakan dan Anda kerjakan. Namun demikian, orientasi ini adalah orientasi yang abadi. Konsistensinya mungkin rendah, mungkin juga tinggi.

Dalam situasi apapun, cobalah untuk selalu mengerjakan apa yang Anda katakan.

Sebagai profesional yang berbicara, Anda diberi privilege untuk mengelola suatu arena, yang bisa membuat perubahan positif dalam kehidupan orang lain. Agar profesi ini bisa Anda jalani dengan efektif, Anda perlu "hidup" di dalam kata-kata Anda. Dengan itu, Anda akan bisa berbicara dengan utuh tentang segala sesuatunya.

Bahwa seorang profesional seperti Anda haruslah memiliki keahlian, adalah sesuatu yang sudah given. Selanjutnya, hal-hal berikut inilah yang menjadi tolok ukur untuk menilai kualifikasi Anda sebagai seorang pembicara:

1. Otoritas yang diakui;
2. Pendidik dan interpreter;
3. Kontribusi di bidangnya;
4. Dicari atau dikehendaki oleh pihak lain;
5. Konselor dan mentor;
6. Konsisten;
7. Diterima publik;
8. Pengembangan seumur hidup;
9. Orientasi pada jasa;
10. Karakter dan etika.

Kehebatan Anda dalam membujuk orang lain, tak hanya datang dari keahlian Anda, akan tetapi juga dari hidupnya Anda di dalam kata-kata Anda.

Berkaitan dengan itu, ada beberapa pertanyaan yang bisa membantu Anda mengenali dan mengetahui posisi diri Anda saat ini:

- Apakah Anda mengetahui MENGAPA Anda berbicara tentang topik ini?
- Apakah Anda HIDUP di dalam kata-kata Anda sebelum Anda menjadikannya bahan bicara?
- Apakah Anda memiliki rasa MAWAS DIRI di tingkat yang paling dalam?

MENGAPA
Kejelasan membawa kekuatan. Saat Anda memiliki kejelasan tentang apa yang akan Anda bicarakan, Anda akan mencapai fokus yang mengarah pada keahlian. Saat itulah, Anda bisa mendefinisikan misi Anda sebagai pembicara.

Pernyataan misi itu mengungkapkan tentang siapa Anda nantinya, dan kontribusi apa yang akan Anda berikan kepada lingkungan di sekitar Anda. Pernyataan itu juga mengklarifikasi nilai dan prinsip yang menjadi panduan dari tindakan Anda. Pernyataan itu juga harus bisa memotivasi dan memberi energi kepada diri sendiri, dan menjadi arahan dalam aktivitas profesional Anda.

Saat Anda sudah jelas tentang MENGAPA, Anda akan tetap memiliki daya tarik saat segala hal menjadi lebih berat dari biasanya. Anda akan menjadi pembicara yang istimewa.

HIDUP
Pembicara yang punya kekuatan, hidup dan bernafas di dalam kata-katanya. Saat Anda berjalan, tidur, hidup dan bernafas, Anda berbicara langsung dari hati. Dan bila Anda berbicara dari hati, kata-kata Anda akan merasuk langsung ke hati audience Anda.

Jika Anda hanya berbicara dengan mulut Anda, tanpa emosi dan keyakinan, maka kata-kata Anda bahkan tidak akan mampu masuk ke lubang telinga mereka. Kekuatan yang nyata dihasilkan dari tingkat keyakinan Anda. Itu artinya, bicaralah dari hati.

Perilaku Anda di luar sesi bicara, mengindikasikan ketulusan dan koneksitas dari segala pesan Anda. Saat Anda hidup bersanding harmonis dengan pesan-pesan Anda, maka getaran, energi, mood dan aura Anda akan merefleksikan semua itu ke lingkungan Anda.

MAWAS DIRI
Mawas diri tentang apa yang Anda bicarakan, akan melahirkan komunikasi yang efektif. Ini, berkaitan dengan motivasi, tindakan, dan respon Anda sehari-hari dalam segala aktivitas. Dan ini, akan memberi Anda kemampuan untuk menemukan kesenjangan, antara apa yang Anda inginkan dan apa yang sesungguhnya Anda jalani.

Cobalah untuk melakukan evaluasi secara rutin. Ini akan membantu Anda mencapai kondisi mawas diri sampai ke tingkat yang terdalam. Ini juga akan menjaga agar ego Anda selalu mengalami cek dan ricek, dan pada saat yang sama akan mendorong Anda untuk mengembangkan rasa percaya diri dan kebanggaan yang positif.

Gunakan evaluasi itu untuk mengevolusi bicara Anda. Dengan merekam pikiran, perasaan, pergulatan, kemenangan, pencapaian dan berbagai kekalahan, Anda akan dapat menggunakannya untuk merengkuh kekuatan terbesar dalam berkomunikasi.

Capailah kejelasan dalam misi. Hiduplah setiap hari di dalam kata-kata Anda. Milikilah kesadaran di tingkat tertinggi. Maka, jadilah pembicara yang hebat.

Tips ini adalah tips ke-100. Kita anggap saja ini adalah angka istimewa dalam proses pembelajaran kita. Sebuah titik dan tonggak, di mana kita mulai mengevaluasi proses pembelajaran yang telah kita jalani.

Tentunya, kita semua belumlah sempurna sebagai pembicara. Kita masih belajar. Masih banyak karakter dan kriteria yang harus terus kita latih dan kita kembangkan. Dalam pada itu, segala kekurangan dan kesalahan hendaknya dimaafkan. Oleh diri sendiri, dan oleh sesama kita.

Maklumi itu, dan teruslah belajar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar