Selasa, 19 Maret 2013

Suara Yang Menyenangkan


Suara Yang Menyenangkan
Jean Hamilton
Speaking Results

Kembangkan Suara Yang Menyenangkan
Dalam masyarakat yang budaya visualnya sangat tinggi, banyak dari kita telah menganggap remeh kekuatan suara. Suara kita dapat menarik orang berpihak kepada kita, atau bahkan membuat mereka menjauh dari kita. Suara kita punya kekuatan yang sangat besar, dan ini seringkali tidak disadari. Dan suara kita, sangat memotivasi. Ia bisa membantu orang dalam memutuskan untuk bekerjasama dengan kita atau tidak.

Sebagaimana kita bisa mengubah bentuk dan penampakan tubuh kita lewat latihan, kita juga dapat melakukan hal yang sama untuk menjadikan suara kita yang otentik, rileks dan menyenangkan. Suara yang tidak menyenangkan adalah hasil dari kebiasaan buruk bertahun-tahun. Latihan vokal akan membantu Anda memanfaatkan dukungan dari proses bernafas, rileksasi dalam bersuara, dan mengartikulasikan kata-kata. Sekali Anda menguasai keahlian vokal ini, Anda akan mendapatkan respek yang lebih besar, dan orang ingin mendengar Anda.

Tempo dan Volume
Saat saya membantu orang lain dalam keahlian presentasinya, seringkali Saya melihat bahwa mereka mendatarkan suaranya. Setiap kata sepertinya mendapat penekanan yang sama dengan hanya sedikit variasi dalam naik-turunnya suara. Saat bicara kita monoton, kita tidak membiarkan daya hidup kita terekspresikan. Kita tidak terkoneksi dengan audience. Jika kita menahan antusiasme kita, presentasi kita akan menjadi sangat tidak menarik!

Bila kita ingin meyakinkan atau memberi inspirasi untuk audience, dan kita ingin agar mereka mendengarkan, maka kita harus menggunakan suara yang menggelitik telinga mereka. Kuncinya adalah variasi. Kita punya kemampuan untuk mengucapkan satu kata dalam beberapa cara yang berbeda. Pikirkan suara Anda sebagai suatu orkestra.

Orang juga sering berbicara terlalu cepat dalam presentasinya. Bicara cepat dapat menyuntikkan energi dan momentum untuk bicara Anda, akan tetapi jika kecepatan itu tidak bervariasi, audience Anda akan berhenti mendengar. Mereka akan kelelahan mengikuti Anda. Suara Anda hanya akan menguap ke udara. Biarkan pikiran penting Anda nyantol, biarkan momen emosional tercipta. Variatif.

Dalam berbagai seminar dan coaching Saya, Saya menantang klien untuk mengeksplorasi bagaimana rasanya menyuarakan berbagai kata dengan saaa..angat lambat. Kemudian dengan sangat cepat. Kami berlatih mengatakan kata-kata dengan keras, dan dengan lembut. Dengan belatih seperti ini, kita mengajari pikiran sadar kita bahwa ada lebih dari satu cara untuk mengatakan sesuatu.

Kadang-kadang, saat orang mulai tidak monoton lagi, suara mereka malah dibuat-buat. Suara kita haruslah otentik. Pertama kali, kita akan merasa sedikit aneh dalam mengutak-atik suara kita. Akan tetapi, dengan cara yang tepat kita bisa belajar mengintegrasikan jangkauan maksimal dari suara kita, dengan tetap merasa "gue banget". Selanjutnya Anda akan mampu menemukan kekayaan baru dalam suara Anda, dan membuat audience tetap menggelayut di setiap kata.

Kita semua mampu menemukan resonansi suara dan daya tarik maksimal dari suara kita. Kita juga berhutang variasi dan ritme suara pada diri sendiri dan audience kita. Ia akan meroketkan presentasi Anda ke tingkat yang baru. Melalui suara yang ditingkatkan kualitasnya, Anda akan menghasilkan lebih banyak kepercayaan dan antusiasme dari audience Anda. Anda akan mendapatkan hasil sebagaimana yang Anda inginkan. Ya, suara adalah sangat penting!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar