Selasa, 19 Maret 2013

Virus Verbal

Menaklukkan Virus Verbal
Terjemahan bebas dari materi oleh:
Susan Berkley
Penulis "Speak to Influence"
LJL Seminars

TREATMENT LIMA LANGKAH
Peringatan! Anda mungkin sudah terinfeksi oleh suatu virus yang membahayakan bisnis, karir atau profesi Anda, atau bahkan hubungan sosial dan kehidupan sosial Anda. Saya menyebutnya "Virus Verbal."

Virus verbal adalah pengisi kata-kata (word filler) yang tidak memiliki arti, yang merusak pembicaraan kita, mengalihkan perhatian dari pesan yang kita maksud, menyedot habis pengaruh yang diharapkan dan ketertarikan dari pendengar Anda. Saya menyebutnya sebagai virus karena nampaknya memang menular dan menulari kita tanpa disadari.

Virus verbal yang paling umum adalah: "Eh" "Emm" "Anu" "Nng" "you know" "well" "oke" "jadi" "nah" "ee" "begitulah" dan sebagainya. Semua ini juga mengganggu suara lain yang lebih berarti dan bahkan bisa memelintir mulut dan lidah.

Virus verbal sangat tidak enak didengar (terutama jika terlalu sering atau terlalu banyak) dan tidak konsisten dengan citra profesional Anda. Ini semua bisa membuat Anda tampak tidak yakin, tidak siap atau bahkan seperti tidak terdidik. Berita baiknya, penyakit karena virus verbal sebenarnya sangat mudah disembuhkan.

Berikut ini lima langkah untuk mencegah, memperlakukan dan mengobatinya.

1. DIAGNOSIS MASALAHNYA
Virus verbal menular tanpa disadari. Oleh sebab itu, satu-satunya cara untuk mengetahui keberadaannya adalah dengan merekam pembicaraan Anda. Rekamlah pembicaraan telepon, pembicaraan publik atau pembicaraan lain yang resmi sifatnya atau berkaitan dengan bisnis Anda.

2. BERHENTI
Kapanpun Anda merasakan diri Anda mengucapkan bunyi yang bukan kata-kata, berhentilah sejenak. Jeda sebentar ini akan terasa agak menakutkan saat pertama kali Anda mencobanya. Apalagi, jika Anda sedang bericara di depan orang banyak. Akan tetapi jika hal ini Anda lakukan tidak lebih dari 5 detik, pendengar Anda tidak akan mengetahuinya. Berhenti sejenak ini akan membantu Anda mengumpulkan kembali pikiran-pikiran Anda, sambil memberi waktu kepada pendengar untuk merefleksikan apa yang telah Anda katakan sebelumnya.

3. VOICEMAIL ANDA
Dengarkan voicemail Anda sendiri dan catat apakah ada word filler yang terkandung di dalamnya.

4. BANTUAN ORANG LAIN
Jelaskan kepada orang yang meu membantu Anda. Jelaskan apa yang sedang Anda coba dan sepakati bersama bentuk-bentuk kode yang diperlukan untuk menghentikan bicara Anda setiap kali gejala penyakit ini muncul. Peringatan yang konstan akan memacu Anda bisa menaklukkan virus berbahaya ini.

5. TAHAN NAFAS
Saat Anda merasa akan melakukannya, ambillah nafas, tahan sebentar dan mulailah bicara lagi. Fokus kepada proses bernafas akan mengalihkan pikiran Anda dari virus-virus ini, dan sekaligus akan mengurangi rasa aneh yang muncul di tengah kekosongan kata.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar